Mengenal Sosok Marty Natalegawa
Bapak Marty Natalegawa, rasanya ingin sekali menulis tentang "profile" nya, sebelumnya saya mo ngucapin "Selamat ulang tahun ya pak!!". Beliau baru saja ulang tahun beberapa hari yang lalu. Jujur saya blm pernah bertemu langsung, pertama kali mengagumi sosoknya saat melihatnya di TV waktu pelantikan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, selanjutnya melihatnya dalam tampilan yg berbeda dan sangat santai pada tayangan salah satu stasiun TV saat pameran mobil di JHCC, menurut saya dia adalah satu-satunya sosok Menteri Indonesia yg paling keren, muda, cerdas, berprestasi, bersih, jujur, ganteng, gaul, fashionable, lembut, ramah, rendah hati, humoris, santun, pandai menempatkan diri dan lovable abiz.

Penilaian saya bukanlah sekedar penilaian asal ceplos, tp saya punya alasannya. Berikut saya tuliskan kembali kutipan-kutipan dari beberapa blog dan koran online yang membuat saya merasa mengenal dan akhirnya mengagumi sosoknya :
Sosok Ramah, Santai dan Humoris
Tampak ia mampu membuat sedikit candaan saat tiba-tiba Xanana menghampiri meja Marty dan langsung menyany
ikan lagu 'selamat ulang tahun'. Marty pun terkaget-kaget. Dia tidak menyangka dengan 'aksi' yang dilakukan Xanana.
"Untung bukan saya yang disuruh nyanyi," kata Marty singkat saat ditanya soal peristiwa mengharukan tersebut.
Ucapan selamat pun disampaikan oleh rekan-rekannya di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Setelah acara jamuan makan siang selesai, suami Sranya Bamrungphong itu pun diberi ucapan selamat oleh para wartawan.
"Terima kasih ya," ucapnya sambil menyalami wartawan.
(Selasa, 22/03/2011 - www.detiknews.com)
Sosok Rendah Hati
“Orang tua saya selalu mengingatkan agar saya selalu menghormati orang lain. Tidak boleh menghormati orang karena jabatan sosialnya,” tukas Marty. Saat ia sekolah di Inggris, ia sempat bekerja sebagai pengantar koran. Padahal, orang tuanya jelas mampu membiayai hidupnya disana. Tapi ia punya alasan tersendiri, “Supaya saya bisa menghormati orang lain, sebagai pembentukan karakter dan supaya saya bisa menghormati orang apapun profesinya. Mudah empati dengan penderitaan orang lain. Kita harus selalu berbuat baik dengan semua orang.”
Sosok Gaul, Tampan dan Fashionable
Siang itu, Marty tampil kelimis, necis, dan juga formal. Setelan jas bergaris hitam keabuan jatuh sempurna di tubuhnya yang tak terlalu tinggi. Ia melengkapinya dengan cuff link, dasi merah dengan titik-titik putih, saputangan, ikat pinggang, serta sepatu hitam mengilat. Raut mukanya bersih. Kumisnya dibiarkan sedikit tumbuh, sementara janggutnya berwarna kehijauan seolah habis selesai bercukur. Ia membasahi rambutnya dengan gel, lalu disisir rapi. Wewangian yang dikenakan perlahan menguapkan aroma samar-samar. “Saya ada acara sebentar lagi.”
Sosok Mampu Menempatkan Diri
Marty Natalegawa nampaknya memang seorang visioner. Penampilan kumis tipis, kacamata ala Habibie serta sikap tegap membuatnya fit dalam balutan sebagai orang yang bisa bergaul di semua benua. Kemampuannya menguasai sedikitnya 3 bahasa Internasional dan memahami esensi jembatan dunia timur dan barat membuatnya bisa diterima di mana saja.
Sosok Setia
Persoalan cinta adalah hal lain yang menyenangkan untuknya. Seperti halnya dengan cita-citanya yang hanya satu, demikian pula kisah cintanya. Marty mengaku tak memiliki kisah percintaan selain kepada Sranya Bamrungphong; wanita Thailand, teman kuliahnya saat di LSE, sebagai wanita, cinta pertamanya dan dia berharap akan menjadi yang terakhir. Ia lalu mengenangkan suatu hari di Bulan April tahun 1985. “Saya jatuh cinta pada pandangan pertama. Entah apa yang membuat saya jatuh cinta saya tidak tahu. Mungkin penampilan dia. Tapi semenjak itu, ternyata kami memiliki persamaan dan juga perbedaan pendapat yang saling menyatukan,”ungkapnya. Untuk menunjuk seperti apa wanita yang disukainya, ia tak banyak memberikan referensi. Kecuali,”Saya suka wanita seperti Sranya.” Lagi-lagi ia menyebutkan nama istri yang telah memberikan 3 anak untuknya: Annisa, Anantha dan Andreyka.
“Saya rasa, saya tipe pria yang setia,” tukasnya. Ia mengungkapkan seluruh ekspresi cintanya dalam sebuah surat. “Saya membuat surat untuknya setiap hari. Iya. Setiap hari. Dan hingga kini, saya masih menyimpan rapi seluruh surat cinta kami.” Dalam kehidupan rumah tangganya, ia terlihat fokus mengurus istri dan keluarganya sebaik mengurus tugas-tugas kenegaraannya. Berbarengan dengan naiknya posisi yang diembannya, ia merasakan semakin banyak godaan yang dirasakan. Tapi dengan tegas ia berkata,”Bagi saya, istri dan keluarga adalah segala-galanya.” Dan inilah yang dimaksud Marty sebagai arti kebahagiaan yang sesungguhnya: pengabdian terhadap sesuatu yang dia cinta. (Rustika Herlambang)
Sosok Jujur dan Bersih
Walaupun pernah dikabarkan, Marty sempat menjadi korban urut kacang dalam menapaki jenjang karirnya. Namun, dia menyebut bukan korban, tetapi memang dalam birokrasi ada aturan. Justru dia merasa sebaliknya. Menteri memberi kesempatan seluas-luasnya kepada siapa pun yang dianggap punya kemampuan memikul tanggung jawab lebih.
Pengalaman Marty dalam menapaki jenjang karirnya, patut mendapat catatan tersendiri. Dalam lingkungan birokrasi yang kalau bisa dipersulit mengapa dipermudah dan jenjang karir urut kacang, dia berhasil melewati semua hambatan itu dengan gemilang
PROFILE

Nama:
Marty Natalegawa
Nama Lengkap:
Dr. Raden Mohammad Marty Muliana Natalegawa, M.Phil, B.Sc
Lahir:
Bandung, 22 Maret 1963
Agama:
Islam
Ayah :
SonSon Natalegawa (Mantan Direktur Bank Indonesia)
Isteri:
Sranya Bamrungphong
Anak:
- Raden Siti Annisa Nadia Natalegawa
- Raden Mohammad Anantha Prasetya Natalegawa
- Raden Mohammad Andreyka Ariif Natalegawa
Jabatan:
- Menteri Luar Negeri RI, 2009-sekarang
- Wakil Tetap RI untuk PBB, 2007- 2009
- Duta Besar RI untuk Inggris, 2005-2007
bersama Menlu Swedia, Carl Bildt (10/11/09)
Pendidikan:
- SD, Kris Jakarta, 1974
- SMP, Singapore International School, Singapura, 1974
- SMP, Ellesmere College, Inggris, 1978
- SMA, Concord College, Inggris, 1981
- BSc, Homour, in International Relations, London School of Economics and Political Science, University of London, 1984
- Master of Philosophy in International Relations, Corpus Christi College, Cambridge University, 1985
- Doctor oh Philosophy in International Relations, Australian National University, 1993
Pengalaman Kerja:
- Staf Badan Litbang, 1986-1990
- Staf/Kasubbid Politik II PTRI New York, 1994-1997
- Kepala Bidang Politik II, Perwakilan Tetap RI pada PBB, New York, 1997-1999
- Kepala Subdirektorat Organisasi Internasional, 2000-2001
- Direktur Organisasi Internasional, Deplu, 2001-2002
- Kepala Biro Administrasi/Juru Bicara Deplu, 2002-2004
- Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN/Juru Bicara Deplu, 2003-2005
- Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Inggris, 2005-2007
- Wakil Tetap Republik Indonesia (RI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), 2007-sekarang
- Ketua Komite Khusus PBB untuk Dekolonisasi periode 2008
bersama Menlu AS, Hillary Clinton (pertemuan kerjasama komprehensif AS-Indonesia,17/10/10)
Semoga sosoknya dapat menjadi inspirasi buat kita semua dan sukses selalu untuk Pak Marty, saya dukung bapak untuk jadi presiden periode berikutnya. hehehe
Sumber :
http://rustikaherlambang.wordpress.com/2008/09/20/marty-natalegawa/
http://muda.kompasiana.com/2010/12/08/marty-natalegawa-memegang-diplomasi-indonesia/
http://www.detiknews.com/read/2011/03/22/164425/1598737/608/marty-natalegawa-dapat-nyanyian-selamat-ultah-dari-xanana
TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)

Penilaian saya bukanlah sekedar penilaian asal ceplos, tp saya punya alasannya. Berikut saya tuliskan kembali kutipan-kutipan dari beberapa blog dan koran online yang membuat saya merasa mengenal dan akhirnya mengagumi sosoknya :
Sosok Ramah, Santai dan Humoris
Tampak ia mampu membuat sedikit candaan saat tiba-tiba Xanana menghampiri meja Marty dan langsung menyany
ikan lagu 'selamat ulang tahun'. Marty pun terkaget-kaget. Dia tidak menyangka dengan 'aksi' yang dilakukan Xanana."Untung bukan saya yang disuruh nyanyi," kata Marty singkat saat ditanya soal peristiwa mengharukan tersebut.
Ucapan selamat pun disampaikan oleh rekan-rekannya di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Setelah acara jamuan makan siang selesai, suami Sranya Bamrungphong itu pun diberi ucapan selamat oleh para wartawan.
"Terima kasih ya," ucapnya sambil menyalami wartawan.
(Selasa, 22/03/2011 - www.detiknews.com)
Sosok Rendah Hati
“Orang tua saya selalu mengingatkan agar saya selalu menghormati orang lain. Tidak boleh menghormati orang karena jabatan sosialnya,” tukas Marty. Saat ia sekolah di Inggris, ia sempat bekerja sebagai pengantar koran. Padahal, orang tuanya jelas mampu membiayai hidupnya disana. Tapi ia punya alasan tersendiri, “Supaya saya bisa menghormati orang lain, sebagai pembentukan karakter dan supaya saya bisa menghormati orang apapun profesinya. Mudah empati dengan penderitaan orang lain. Kita harus selalu berbuat baik dengan semua orang.”
Sosok Gaul, Tampan dan Fashionable
Siang itu, Marty tampil kelimis, necis, dan juga formal. Setelan jas bergaris hitam keabuan jatuh sempurna di tubuhnya yang tak terlalu tinggi. Ia melengkapinya dengan cuff link, dasi merah dengan titik-titik putih, saputangan, ikat pinggang, serta sepatu hitam mengilat. Raut mukanya bersih. Kumisnya dibiarkan sedikit tumbuh, sementara janggutnya berwarna kehijauan seolah habis selesai bercukur. Ia membasahi rambutnya dengan gel, lalu disisir rapi. Wewangian yang dikenakan perlahan menguapkan aroma samar-samar. “Saya ada acara sebentar lagi.”
Sosok Mampu Menempatkan Diri
Marty Natalegawa nampaknya memang seorang visioner. Penampilan kumis tipis, kacamata ala Habibie serta sikap tegap membuatnya fit dalam balutan sebagai orang yang bisa bergaul di semua benua. Kemampuannya menguasai sedikitnya 3 bahasa Internasional dan memahami esensi jembatan dunia timur dan barat membuatnya bisa diterima di mana saja.
Sosok Setia
Persoalan cinta adalah hal lain yang menyenangkan untuknya. Seperti halnya dengan cita-citanya yang hanya satu, demikian pula kisah cintanya. Marty mengaku tak memiliki kisah percintaan selain kepada Sranya Bamrungphong; wanita Thailand, teman kuliahnya saat di LSE, sebagai wanita, cinta pertamanya dan dia berharap akan menjadi yang terakhir. Ia lalu mengenangkan suatu hari di Bulan April tahun 1985. “Saya jatuh cinta pada pandangan pertama. Entah apa yang membuat saya jatuh cinta saya tidak tahu. Mungkin penampilan dia. Tapi semenjak itu, ternyata kami memiliki persamaan dan juga perbedaan pendapat yang saling menyatukan,”ungkapnya. Untuk menunjuk seperti apa wanita yang disukainya, ia tak banyak memberikan referensi. Kecuali,”Saya suka wanita seperti Sranya.” Lagi-lagi ia menyebutkan nama istri yang telah memberikan 3 anak untuknya: Annisa, Anantha dan Andreyka.
“Saya rasa, saya tipe pria yang setia,” tukasnya. Ia mengungkapkan seluruh ekspresi cintanya dalam sebuah surat. “Saya membuat surat untuknya setiap hari. Iya. Setiap hari. Dan hingga kini, saya masih menyimpan rapi seluruh surat cinta kami.” Dalam kehidupan rumah tangganya, ia terlihat fokus mengurus istri dan keluarganya sebaik mengurus tugas-tugas kenegaraannya. Berbarengan dengan naiknya posisi yang diembannya, ia merasakan semakin banyak godaan yang dirasakan. Tapi dengan tegas ia berkata,”Bagi saya, istri dan keluarga adalah segala-galanya.” Dan inilah yang dimaksud Marty sebagai arti kebahagiaan yang sesungguhnya: pengabdian terhadap sesuatu yang dia cinta. (Rustika Herlambang)
Sosok Jujur dan Bersih
Walaupun pernah dikabarkan, Marty sempat menjadi korban urut kacang dalam menapaki jenjang karirnya. Namun, dia menyebut bukan korban, tetapi memang dalam birokrasi ada aturan. Justru dia merasa sebaliknya. Menteri memberi kesempatan seluas-luasnya kepada siapa pun yang dianggap punya kemampuan memikul tanggung jawab lebih.
Pengalaman Marty dalam menapaki jenjang karirnya, patut mendapat catatan tersendiri. Dalam lingkungan birokrasi yang kalau bisa dipersulit mengapa dipermudah dan jenjang karir urut kacang, dia berhasil melewati semua hambatan itu dengan gemilang
PROFILE

Nama:
Marty Natalegawa
Nama Lengkap:
Dr. Raden Mohammad Marty Muliana Natalegawa, M.Phil, B.Sc
Lahir:
Bandung, 22 Maret 1963
Agama:
Islam
Ayah :
SonSon Natalegawa (Mantan Direktur Bank Indonesia)
Isteri:
Sranya Bamrungphong
Anak:
- Raden Siti Annisa Nadia Natalegawa
- Raden Mohammad Anantha Prasetya Natalegawa
- Raden Mohammad Andreyka Ariif Natalegawa
Jabatan:
- Menteri Luar Negeri RI, 2009-sekarang
- Wakil Tetap RI untuk PBB, 2007- 2009
- Duta Besar RI untuk Inggris, 2005-2007
bersama Menlu Swedia, Carl Bildt (10/11/09)
Pendidikan:
- SD, Kris Jakarta, 1974
- SMP, Singapore International School, Singapura, 1974
- SMP, Ellesmere College, Inggris, 1978
- SMA, Concord College, Inggris, 1981
- BSc, Homour, in International Relations, London School of Economics and Political Science, University of London, 1984
- Master of Philosophy in International Relations, Corpus Christi College, Cambridge University, 1985
- Doctor oh Philosophy in International Relations, Australian National University, 1993
Pengalaman Kerja:
- Staf Badan Litbang, 1986-1990
- Staf/Kasubbid Politik II PTRI New York, 1994-1997
- Kepala Bidang Politik II, Perwakilan Tetap RI pada PBB, New York, 1997-1999
- Kepala Subdirektorat Organisasi Internasional, 2000-2001
- Direktur Organisasi Internasional, Deplu, 2001-2002
- Kepala Biro Administrasi/Juru Bicara Deplu, 2002-2004
- Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN/Juru Bicara Deplu, 2003-2005
- Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Inggris, 2005-2007
- Wakil Tetap Republik Indonesia (RI) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), 2007-sekarang
- Ketua Komite Khusus PBB untuk Dekolonisasi periode 2008
bersama Menlu AS, Hillary Clinton (pertemuan kerjasama komprehensif AS-Indonesia,17/10/10)
Semoga sosoknya dapat menjadi inspirasi buat kita semua dan sukses selalu untuk Pak Marty, saya dukung bapak untuk jadi presiden periode berikutnya. hehehe
Sumber :
http://rustikaherlambang.wordpress.com/2008/09/20/marty-natalegawa/
http://muda.kompasiana.com/2010/12/08/marty-natalegawa-memegang-diplomasi-indonesia/
http://www.detiknews.com/read/2011/03/22/164425/1598737/608/marty-natalegawa-dapat-nyanyian-selamat-ultah-dari-xanana
TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)








0 Response to "Mengenal Sosok Marty Natalegawa"
Posting Komentar